Dianggap Buruk, Ternyata Bergosip Memiliki Manfaat Positif Loh
Penulis : Adinda Harum
![]() |
| Foto Ilustrasi, Sumber : Google |
Saat berkumpul bersama teman atau keluarga memang sulit rasanya untuk tidak membicarakan orang lain. Kegiatan membicarakan orang lain atau bergosip ini sudah menjadi kebiasaan yang sulit dijauhkan, namun ternyata hal ini dapat memberikan manfaat yang positif loh.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harris
Interactive, telah mesurvei 1.500 orang dewasa, ternyata gosip di tempat kerja
menempati urutan teratas dengan perolehan 60% responden. Namun, pakar hubungan
memperkirakan bahwa 65% hingga 80% dari percakapan harian saat bergosip adalah
tentang orang lain.
Nah, berikut Aharum akan mengulas lima manfaat gosip di
tempat kerja yang tak terduga, seperti yang dilansir dari Psychologytoday.
Keluarkanlah beban
dipikiran Anda
Deborah Beroset, seorang ahli komunikasi, mengatakan bahwa
kadang-kadang keinginan untuk bergosip tidak sepenuhnya tentang orang yang membuat
Anda kesal, tetapi ini juga bisa terjadi karena situasi yang tertekan saat
berkerja. Gosip dapat menjadi kesempatan untuk menilai alasan yang mendasari
situasi yang terjadi. Apakah Anda merasa terlalu banyak bekerja atau kurang
dihargai? Apakah ini benar-benar kesalahan rekan kerja Anda? Terkadang meminta
perubahan di lingkungan kerja adalah masalah sebenarnya.
Dapat mengajak berkerja
sama
Para peneliti di Universitas Stanford menemukan bahwa ketika
orang belajar tentang perilaku orang lain melalui gosip, mereka sering
menggunakan informasi ini untuk menyelaraskan dengan mereka yang dianggap
kooperatif. Hal inilah yang dapat Anda manfaatkan dalam melakukan perkerjaan
secara bersama.
Bisa mengurangi stres
Menurut penelitian Stanford, manfaat lain dari gosip adalah
meredakan kecemasan loh. Dalam sebuah penelitian bahwa menyebarkan informasi
tentang seseorang yang Anda lihat berperilaku buruk membuat Anda merasa lebih
baik dan menenangkan rasa stres yang mendorong Anda untuk bergosip. Hal ini dibuktikan bahwa ketika
orang-orang melihat seseorang berperilaku buruk, detak jantung mereka meningkat
cepat.
Ketika mereka kemudian menceritakan atau mendiskusikan hal
tersebut dengan orang lain, detak jantung mereka mulai kembali normal. Ini
adalah salah satu manfaat kesehatan yang paling penting dari kebiasaan
bergosip, karena membantu menghilangkan rasa stres dan pikiran negatif.
Mengubah prilaku
menjadi baik
Tidak semua gossip berarti negatif. Para peneliti di
Universitas Groningen di Belanda menemukan bahwa mendengar cerita-cerita bagus
tentang orang lain memberikan motivasi untuk perbaikan diri loh, bahkan ketika
bergosip, sering kali ada hasil positif bagi mereka yang menjadi
"sasaran." Studi ini, yang diterbitkan dalam Buletin Kepribadian dan
Psikologi Sosial , menemukan bahwa ketika orang tahu orang lain mungkin
bergosip tentang mereka, mereka lebih cenderung belajar dari pengalaman buruk
dan mereformasi perilaku mereka dengan bekerja sama lebih banyak dalam
pengaturan kelompok di masa depan.
Memberikan
pemeriksaan realitas.
Ini bukan menganjurkan Anda untuk melakukan gosip, tetapi
tidak ada yang salah dengan mendapatkan cek realitas. "Jika Anda ingin
tahu apakah orang lain memiliki pengalaman yang sama, Anda dapat bertanya
dengan tidak menuduh apakah ada orang lain yang mengalami fenomena yang
sama," kata psikolog klinis Andrea Andrzejczak dari Grosse Pointe, Michigan.
"Dengan begitu," katanya, "Kamu sebenarnya tidak membenci orang
itu, kamu hanya bertanya," tutupnya

Post a Comment
0 Comments
Nama :
Komentar :
email :