Gambar Ilustrasi./ Sumber. google

Pemanfaatan media sosial dalam dunia marketing atau pemasaran, biasa dikenal sebagai social media marketing, yang mana sebuah perusahaan, institusi atau bisnis berupaya menjangkau dan menarik perhatian audiens melalui konten yang didistribusikan di media sosial.

Dilansir dari Buffer, social media marketing adalah strategi penggunaan jejaring media sosial untuk terhubung dengan audiens, sehingga dapat menarik trafik situs web, membangun brand, dan meningkatkan penjualan.

Kali ini aharum akan membahas trik and tips, berikut ulasannya tertuang dalam empat prinsip dasar pemanfaatan media sosial untuk strategi pemasaran hotel, sebagai berikut:

Tetapkan tujuan spesifik

Hal pertama dan paling mendasar dalam social media marketing adalah menetapkan tujuan pemasaran yang ingin dicapai melalui penggunaan media sosial. Tujuan ini sangat bervariasi dan tergantung pada kebutuhan setiap bisnis hotel, seperti meningkatkan awareness, followers, engagement, atau menarik arus pengunjung ke situs web, dan lain sebagainya.

Dalam mengidentifikasi tujuan yang efektif, bisnis hotel bisa juga menggunakan metode SMART. Ini merupakan metode yang sudah cukup banyak dikenal untuk penerapan objektif dalam pemasaran digital, yang merupakan akronim dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound.

Dengan metode ini, bisnis akan dapat menciptakan tujuan yang lebih tepat dan realistis, sehingga membantu meningkatkan keberhasilan strategi media sosial yang dijalankan.

Baca juga : Mematikan, Kenali Gejala dan Risiko Virus Korona

Tetapkan target audiens

Target audiens media sosial adalah sekelompok orang yang ingin dijangkau oleh bisnis. Hal ini dapat didasarkan pada aspek demografi, seperti usia, jabatan, tingkat pendapatan, pendidikan, lokasi, atau perilaku. Target audiens ini juga terdiri dari orang-orang yang mungkin tertarik dengan bisnis hotelmu.

Biasanya, langkah mendefinisikan target audiens ini sama dengan menyusun persona pembeli dan akan membantu mengembangkan pedoman brand. Jadi, di sini bisnis hotel perlu menjawab pertanyaan seputar, “Konten apa yang akan relevan dengan audiens?”, atau “Voice, tone and manner apa yang digunakan?”.

Identifikasi target audiens adalah aspek penting yang perlu diperhatikan. Hal ini akan membantu bisnis dalam menyelaraskan cara penyampaian pesan sesuai dengan audiens, membuat mereka lebih tertarik, mengembangkan loyalitas brand, dan pada akhirnya memutuskan untuk mengunjungi hotel, dan bahkan menjadi konsumen loyal jika mereka merasa puas dengan pengalamannya.

Ciptakan konten yang bermanfaat dan relevan

Aktivitas kunci dalam social media marketing adalah pembuatan dan pendistribusian konten yang bermanfaat dan relevan dengan target audiens. Perlu diingat bahwa social media marketing tidak selalu berbicara mengenai bisnis dan apa yang ditawarkan.

Oleh karena itu, perhatikanlah keseimbangan antara konten yang bersifat promosi, dengan konten informatif. Jadi, langkah yang perlu dilakukan oleh industri perhotelan adalah:

·         Lakukan riset untuk menemukan topik konten yang dapat menjawab tantangan atau menjadi solusi atas kebutuhan target audiens

·         Pastikan konten memiliki visual dan storytelling yang kuat berdasarkan panduan brand

·         Buat kalender konten media sosial dan jadwalkan waktu posting yang optimal

Interaksi dengan audiens

Selain konten yang bagus, bisnis hotel juga perlu membangun hubungan yang baik dengan audiens atau para followers, karena itulah tujuan dari social media marketing – untuk menjalin hubungan dengan target audiens. Jadi, manfaatkan media sosial sebagai sarana customer service dan buatlah jadwal rutin untuk berinteraksi dengan followers, seperti membalas mention, pesan, dan komentar yang masuk.

Dengan pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran, industri perhotelan akan dapat menjangkau audiens lebih luas, sehingga berpeluang untuk meningkatkan jumlah konsumen dan keberhasilan bisnis.